Example floating
Example floating
BeritaDAERAHHUKRIMManado

Somba Desak Mendikbudristek Copot Oknum Rektor Unima Terkait Meninggalnya Mahasiswi Evia Mangolo

1009
×

Somba Desak Mendikbudristek Copot Oknum Rektor Unima Terkait Meninggalnya Mahasiswi Evia Mangolo

Sebarkan artikel ini

MANADO,– Secara moral maupun institusional Rektor Unima-lah yang paling bertanggungjawab atas meninggalnya, Anthonieta Evia Maria Mangolo, mahasiswa Unima semester 8 bidang studi PGSD.

Desakan mundur terhadap Rektor Unima adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban moral seorang pemimpin tertinggi dalam sebuah lembaga/institusi pendidikan yang dinilai gagal menjadikan lingkungan kampus yang beradab, berkeadilan, bersih dari predator sex.

Example 300x600

Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian, menciptakan kawasan kampus yang penuh harmoni, nyaman, aman dan tentram tapi belakangan Unima berubah menjadi sebuah kawasan angker dan menakutkan dengan hadirnya sosok predator haus sex.

Sementara itu Universitas Negeri Manado (Unima) selain berperan sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi dalam melakukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi (transfer of knowledge) tapi juga harus menjadi garda terdepan dalam pembentukan moral dan karakter para mahasiswa yang tengah menimba ilmu.

Namun sayang citra sebagai sebuah institusi pendidikan yang memiliki tanggung jawab dalam menelorkan mahasiswa-mahasiswi yang berkualitas dan bermoral tercoreng oleh ulah para pengajar yang bermental bobrok, bejat dan tak kenal belas kasihan.

Bukannya menjadi kiblat dan soko guru dalam hal berbuat baik, malah melakukan perbuatan yang tak senonoh terhadap anak didiknya sendiri, pagar makan tanaman, hingga seorang mahasiswi harus mengakhiri hidupnya karena depresi.

Pada awalnya korban dinilai mengalami depresi yang diakibatkan oleh ulah oknum dosen berinisial DAM alias Danny yang kepincut oleh kecantikan sang mahasiswi hingga mengajak korban melakukan hubungan terlarang layaknya suami istri tapi korban menolak secara halus.

Meski pun pada akhirnya kematian Evia Mangolo dinilai tak wajar, diduga sebelum di habisi korban terlebih dahulu mengalami kekerasan sexual dan melakukan perlawanan hingga berujung pembunuhan.

Sementara itu kecurigaan keluarga terkuak ketika memukan lebam-lebam di kedua kaki dan di badan korban yang diduga dilakukan oknum dosen berdarah dingin berinisial DAM alias Danny.

Atas tragedi kematian yang menimpa Evia Maria yang akan segera mengakhiri studinya, akhirnya buyar dan menimbulkan kekecewaan yang teramat sangat bagi kedua orang tuanya, keluarga, kerabat bahkan rekan-rekan seangkatan dari almarhumah.

Hingga menyisahkan Luka yang mendalam buat orang tuanya. Dari peristiwa tragis itu membuat sejumlah aktifis mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) agar segera mencopot oknum Rektor Unima Dr. Joseph Philip Kambey, SE, Ak, MBA.

Desakan mundur terhadap rektor Unima oleh sejumlah aktifis tidak lain karena menyangkut statusnya sebagai seorang rektor yang harus bertanggungjawab terhadap peristiwa kematian mahasiswinya.

Di bagian lain salah seorang anggota Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L- KPK) Mengawasi APBD/APBN dan Mengawasi Kebijakan Publiki Dewan Teritorial Provinsi Sulawesi Utara ikut angkat suara, menurut AS. Somba harus ada pergerakan aksi masyarakat dan seluruh elemen Ormas di Sulawesi Utara untuk menuntut pencopotan rektor Unima,” ajaknya.

Selanjutnya kata Somba kita harus menyusun semua kronologi kejadian yang terjadi dilingkup Unima, pasca tragedi kematian sosok mahasiswi yang di harapkan menjadi tulang pungggung keluarga.

Setelah itu dokumen tuntutan di kirim ke kementerian pendidikan dan kepada Gubernur Sulut,” ujar Somba.

Penulis
Johny Lalonsang
Redaktur Pelaksana Kanalsindo.id

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *