Scroll untuk baca artikel
BeritaDAERAHKanal IbukotaManadoNASIONALSulut

Disambut Gubernur, Wapres Gibran Lakukan Kunker Tinjau Dampak Gempa Sulut

1762
×

Disambut Gubernur, Wapres Gibran Lakukan Kunker Tinjau Dampak Gempa Sulut

Sebarkan artikel ini

MANADO — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara dengan tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Senin (6/4/2026).

Kedatangan Wapres disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut.

Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan dampak bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara beberapa hari lalu. Pemerintah pusat ingin memastikan proses penanganan darurat hingga pemulihan berjalan sesuai rencana di lapangan.

Gubernur Yulius Selvanus menjelaskan, kehadiran Wakil Presiden menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap kondisi masyarakat terdampak.

“Beliau datang untuk melihat secara langsung situasi di lapangan, termasuk progres pemulihan pascagempa. Ini tentu menjadi dorongan bagi kami untuk mempercepat penanganan, baik bagi warga terdampak maupun perbaikan fasilitas umum,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat guna memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah terdampak.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 terjadi pada Kamis (2/4/2026) pagi dengan pusat gempa berada di laut sekitar 129 kilometer tenggara Kota Bitung. Peristiwa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami setelah terdeteksi kenaikan muka air laut setinggi 0,3 meter di Halmahera Barat dan 0,2 meter di Bitung, sebelum akhirnya dinyatakan aman.

Berdasarkan data sementara, bencana ini mengakibatkan satu korban jiwa di Kelurahan Sario Utara, Kota Manado, akibat tertimpa bangunan runtuh. Selain itu, sejumlah infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan, mencakup fasilitas publik dan permukiman warga.

Sejak awal kejadian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah mengaktifkan posko tanggap darurat serta mengerahkan berbagai sumber daya untuk percepatan penanganan bencana.
Pemerintah daerah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu dan saling mendukung dalam proses pemulihan, demi membangun kembali Sulawesi Utara yang lebih tangguh ke depan. (*/Ref)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *