TOMOHON – Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono turun langsung memantau penanganan kebakaran lahan perkebunan yang terjadi di Kelurahan Tinoor Dua, Lingkungan 5, Kota Tomohon, Sabtu (22/8/2026).
Kebakaran tersebut terjadi di kawasan Perkebunan Kekewuran yang berada di sekitar ruas Jalan Raya Tomohon–Manado. Saat melintas di kawasan tersebut, Wakapolda Sulut yang tengah melaksanakan touring bersama komunitas Vespa melihat adanya kepulan asap dan kobaran api di area perkebunan.
Mendapati kondisi tersebut, Awi Setiyono langsung menuju lokasi untuk memastikan situasi sekaligus mengetahui langkah penanganan yang dilakukan oleh masyarakat dan aparat di lapangan.
Di lokasi, Wakapolda tampak berdiskusi dengan Lurah Tinoor Dua, Steven Karundeng, serta masyarakat setempat. Pembicaraan tersebut dilakukan untuk menggali informasi terkait kronologi dan dugaan penyebab munculnya api.
Berdasarkan keterangan sementara dari masyarakat, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Api diperkirakan mulai terlihat sekitar pukul 14.00 WITA dan kemudian menyebar di area perkebunan.
Lurah Tinoor Dua Steven Karundeng mengatakan, sekitar 20 warga turun langsung membantu melakukan pemadaman. Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari personel TNI-Polri yang berada di lokasi.
Berkat kerja sama antara masyarakat, pemerintah kelurahan serta aparat TNI-Polri, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA.
Meski api telah berhasil dipadamkan, kewaspadaan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Pemerintah juga menyiagakan mobil pemadam kebakaran tidak jauh dari lokasi sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kembali kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sulut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama dalam kondisi cuaca yang dapat menyebabkan api lebih cepat menjalar.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan, khususnya di area perkebunan dan lahan yang memiliki vegetasi kering.
“Jika melihat adanya titik api atau mengetahui kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin,” demikian imbauan yang disampaikan dalam penanganan di lokasi.
Penanganan kebakaran di Perkebunan Kekewuran ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat. Respons cepat serta keterlibatan warga secara langsung menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas dan meminimalkan risiko terhadap lingkungan maupun keselamatan masyarakat.
Hingga api dinyatakan padam, situasi di sekitar lokasi kebakaran terpantau aman dan petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
(*/Bertje)













