TOMOHON – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, membuka pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan dari 44 kelurahan se-Kota Tomohon, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari konsolidasi organisasi partai tersebut dilaksanakan di Wale Mefra, Kelurahan Matani, Kota Tomohon.
Musran dihadiri jajaran lengkap pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon serta 15 anggota DPRD Kota Tomohon dari Fraksi PDI Perjuangan.
Musyawarah ranting menjadi momentum penting bagi partai untuk melakukan evaluasi kepengurusan sekaligus menentukan struktur pimpinan ranting untuk periode berikutnya sesuai mekanisme dan peraturan organisasi partai.
Dalam pelaksanaannya, agenda Musran diawali dengan pengesahan tata tertib dan susunan acara, dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus ranting masa bakti 2019–2024 yang diperpanjang hingga 2025.
Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa pengurus ranting telah melakukan berbagai kegiatan konsolidasi organisasi hingga tingkat anak ranting dan lingkungan. Meski demikian, terdapat sejumlah catatan yang menjadi bahan evaluasi untuk penguatan organisasi ke depan.
Salah satu evaluasi yang disampaikan berkaitan dengan hasil Pemilu Presiden dan sejumlah agenda politik sebelumnya yang dinilai belum sesuai harapan partai. Karena itu, pengurus menyatakan perlunya evaluasi dan peningkatan konsolidasi untuk menghadapi agenda organisasi berikutnya.
Setelah laporan pertanggungjawaban disampaikan dan mendapat tanggapan dari peserta, pengurus ranting masa bakti 2019–2024 yang diperpanjang hingga 2025 dinyatakan demisioner.
Tahapan selanjutnya diarahkan pada proses penetapan ketua ranting dan dua orang pendamping yang akan membantu penyusunan struktur kepengurusan ranting masa bakti 2025–2030.
Mekanisme tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan organisasi partai, termasuk dengan mempertimbangkan hasil perolehan suara legislatif di masing-masing kelurahan.
Caroll: Musran Sesuai Peraturan Partai
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk mengatakan Musran merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang harus dilaksanakan untuk menentukan kepengurusan ranting di setiap kelurahan.
“Pelaksanaan Musran ini sesuai peraturan partai, karena untuk menentukan siapa yang akan menjadi ketua ranting,” ujar Caroll kepada wartawan.
Ia mengaku bangga melihat keberadaan dan konsolidasi PDI Perjuangan di Kota Tomohon yang menurutnya tetap berjalan solid.
“Saya selaku ketua partai sangat merasa bangga karena PDI Perjuangan di Kota Tomohon masih sungguh solid,” katanya.
Caroll juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam rangkaian konsolidasi dan pelantikan struktur partai di Sulawesi Utara.
“Saya sangat bangga karena hari ini akan dilantik oleh Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri,” ucapnya.
Megawati Lantik Struktur PDI Perjuangan se-Sulut
Usai pelaksanaan Musran di Kota Tomohon, rangkaian kegiatan berlanjut ke Wale Ne Tou, Tondano, Kabupaten Minahasa.
Di lokasi tersebut berlangsung konsolidasi dan pelantikan struktur PDI Perjuangan se-Sulawesi Utara yang dihadiri langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Agenda tersebut melibatkan struktur partai dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
Kehadiran Megawati menjadi bagian penting dari rangkaian konsolidasi internal PDI Perjuangan Sulawesi Utara, termasuk pelantikan struktur partai di tingkat PAC, ranting, anak ranting serta unsur organisasi lainnya.
Caroll mengatakan kehadiran Megawati menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran PDI Perjuangan Sulawesi Utara, khususnya DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon.
“Tentunya kami PDI Perjuangan Sulawesi Utara dan khususnya PDI Perjuangan Tomohon sangat merasa bangga dengan kehadiran Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Caroll.
Sementara itu, dalam agenda Musran, peserta juga memberikan tanggapan terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus ranting. Peserta mengapresiasi berbagai kegiatan organisasi yang telah dilaksanakan, sembari menekankan pentingnya evaluasi terhadap hal-hal yang belum mencapai hasil sesuai harapan.
Peserta menilai kekompakan, soliditas organisasi dan kerja bersama masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas kepartaian di tingkat ranting.
Dengan selesainya Musran, proses konsolidasi struktur PDI Perjuangan Kota Tomohon dilanjutkan melalui penetapan kepengurusan ranting masa bakti 2025–2030 di 44 kelurahan yang tersebar pada lima kecamatan.
(KANALSINDO)













