MANADO — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda Sulut, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang perayaan hari raya keagamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolda Sulut Roycke Harry Langie dan Pangdam XIII/Merdeka Mirza Agus. Dalam kesempatan itu, Gubernur bersama Kapolda dan Pangdam melakukan pemeriksaan pasukan yang telah berbaris di lapangan sebagai bagian dari pengecekan
kesiapan personel pengamanan.
Usai melakukan pemeriksaan pasukan, Gubernur Yulius Selvanus membacakan sambutan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan bentuk komitmen Polri bersama TNI serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode hari raya.
Kapolri juga menekankan bahwa pengamanan tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
“Polri bersama instansi terkait berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, baik yang menjalankan ibadah puasa, merayakan Idul Fitri, maupun umat Hindu yang melaksanakan Catur Brata Penyepian,” ujar Gubernur saat membacakan sambutan Kapolri.
Selain itu, Kapolri juga menyoroti potensi peningkatan arus mudik yang diperkirakan cukup besar tahun ini. Oleh karena itu, diperlukan strategi rekayasa lalu lintas yang tepat dan antisipatif guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.
Petugas di lapangan pun diinstruksikan untuk memastikan jalur mudik tetap aman dan lancar, sekaligus menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Apel gelar pasukan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta unsur pengamanan lainnya juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung kelancaran perayaan hari raya.
(*/Red)
















