Scroll untuk baca artikel
BeritaDAERAHManadoPemerintahanSulut

Pemprov Sulut Aktifkan Posko Darurat, Respons Cepat Pascagempa M 7,6

1361
×

Pemprov Sulut Aktifkan Posko Darurat, Respons Cepat Pascagempa M 7,6

Sebarkan artikel ini

MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis pagi (2/4/2026). Di bawah arahan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, langkah tanggap darurat langsung dijalankan untuk meminimalkan dampak bencana.

Gempa yang berpusat di laut, sekitar 129 kilometer tenggara Kota Bitung, sempat memicu peringatan dini tsunami. Pemantauan menunjukkan kenaikan muka air laut masing-masing 0,3 meter di Halmahera Barat dan 0,2 meter di Bitung. Hingga laporan awal, satu korban jiwa dilaporkan di Kelurahan Sario Utara, Kota Manado, akibat tertimpa material bangunan.

Sejumlah langkah cepat pun diambil pemerintah provinsi. Posko tanggap darurat dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) langsung diaktifkan guna memantau perkembangan situasi secara real time. Koordinasi lintas sektor juga diperkuat dengan melibatkan BMKG, BNPB, BPBD kabupaten/kota, serta unsur TNI dan Polri.

Selain itu, pemerintah daerah menginstruksikan evakuasi warga di wilayah pesisir ke lokasi yang lebih aman. Fasilitas pengungsian disiapkan untuk memastikan keselamatan masyarakat terdampak.

Pendataan kerusakan dan korban juga terus dilakukan secara intensif. Laporan sementara mencatat sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, mulai dari fasilitas pemerintahan, rumah sakit, rumah ibadah, hingga permukiman warga di sejumlah daerah seperti Manado, Minahasa, Bitung, dan Tomohon.

Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, sembari tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.
Gubernur Sulawesi Utara juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Menteri Dalam Negeri RI.

Hingga kini, proses pendataan masih berlangsung di seluruh wilayah terdampak, dengan pembaruan informasi yang akan disampaikan secara berkala.

Pemprov Sulut menegaskan komitmennya untuk mengutamakan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana di seluruh daerah terdampak.
(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *