Scroll untuk baca artikel
BeritaDAERAHManadoSulutTeknologi

Sulut Siap Realisasikan PSEL, Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Dukung Energi Bersih

832
×

Sulut Siap Realisasikan PSEL, Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Dukung Energi Bersih

Sebarkan artikel ini

MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung implementasi program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah sekaligus pengembangan energi terbarukan.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Yulius Selvanus saat menghadiri rapat percepatan PSEL yang digelar pemerintah pusat, Selasa (31/3/2026). Pertemuan strategis itu dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan dan turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta para kepala daerah penerima program.

Dalam forum tersebut, Gubernur Yulius memaparkan berbagai langkah konkret yang telah disiapkan Pemprov Sulut guna mempercepat realisasi proyek tersebut di daerah.

“Kami telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di wilayah Ilo-Ilo, Kecamatan Wori, sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL. Selain itu, koordinasi juga sudah dilakukan bersama lima kabupaten/kota untuk memastikan ketersediaan pasokan sampah sebagai bahan baku utama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kesiapan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab dua tantangan sekaligus, yakni persoalan sampah yang kian kompleks dan kebutuhan akan energi ramah lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan program PSEL sangat bergantung pada sinergi lintas wilayah, khususnya dalam menjaga kesinambungan suplai sampah. Tanpa kolaborasi yang kuat antar daerah, operasional fasilitas pengolahan tidak akan berjalan optimal.

“Kerja sama antar daerah menjadi kunci. Pasokan sampah harus terjamin agar proses konversi menjadi energi listrik dapat berlangsung secara berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam arahannya, pemerintah pusat menargetkan proyek PSEL di berbagai daerah sudah dapat mulai beroperasi pada akhir tahun 2027. Target ini diharapkan menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk mempercepat seluruh tahapan persiapan, mulai dari aspek teknis hingga administratif.

Dengan kesiapan lahan serta dukungan sistem distribusi sampah yang telah dirancang, Pemprov Sulut optimistis mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam implementasi PSEL di Indonesia. Program ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru dalam pemanfaatan energi baru terbarukan di wilayah tersebut.
(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *