BOLAANG MONGONDOW – Suasana kebersamaan mewarnai persiapan Festival Ogoh-Ogoh di Lapangan Desa Mopugad Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (17/3/2026). Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, hadir langsung meninjau kesiapan kegiatan tersebut.
Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mailangkay mengapresiasi masyarakat yang dinilai mampu menjaga tradisi sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah keberagaman.
Ia menegaskan, festival tersebut tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga mencerminkan praktik toleransi yang telah mengakar di tengah masyarakat.
“Dalam suasana persiapan ini, terlihat jelas bagaimana masyarakat saling berinteraksi tanpa memandang perbedaan. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan di daerah ini terjalin dengan baik,” ujar Mailangkay.
Menurutnya, kehadiran Festival Ogoh-Ogoh menjadi bukti bahwa umat Hindu di Bolaang Mongondow tetap konsisten melestarikan budaya, sekaligus hidup harmonis dengan masyarakat lintas agama.
Mailangkay juga menyoroti momentum pelaksanaan festival yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Ia menilai, kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga sikap saling menghormati.
“Momentum ini memperlihatkan bahwa keberagaman bukan penghalang, melainkan kekuatan untuk saling mendukung dan mempererat persaudaraan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai nilai toleransi di Bolaang Mongondow tidak hanya sebatas konsep, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Hal itu, kata dia, tercermin dari keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan serta sikap saling membantu antarwarga.
Selain itu, Mailangkay menyinggung tema Hari Raya Nyepi tahun ini, “Satu Bumi, Satu Keluarga”, yang dinilai selaras dengan kondisi sosial di daerah tersebut.
“Tema ini mengingatkan kita bahwa kehidupan bersama harus dijaga, baik dalam hubungan antar sesama, dengan lingkungan, maupun dengan diri sendiri,” ungkapnya.
Di akhir kunjungannya, Mailangkay berharap nilai kebersamaan dan toleransi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan.
“Dengan semangat seperti ini, Sulawesi Utara akan tetap kuat, rukun, dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan,” pungkasnya.
(*/Red)
















