Scroll untuk baca artikel
BeritaDAERAHManadoNASIONALSulut

Dampingi Wapres Gibran di Minahasa, Gubernur Yulius Pastikan Percepatan Penanganan Pascagempa

3602
×

Dampingi Wapres Gibran di Minahasa, Gubernur Yulius Pastikan Percepatan Penanganan Pascagempa

Sebarkan artikel ini

MINAHASA — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, mendampingi Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja ke Desa Tateli dan Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa, menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini menjadi wujud kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat terdampak bencana, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya respons cepat dalam setiap situasi darurat.
Dalam agenda tersebut, Wapres bersama Gubernur meninjau langsung kondisi warga terdampak.

Rombongan mengunjungi kediaman almarhumah Deitje Lahia (69), warga Desa Tateli yang menjadi korban jiwa akibat runtuhnya bangunan di kawasan Gedung KONI Manado saat gempa terjadi. Selain itu, keduanya juga melihat kondisi gereja Katolik di Desa Rumengkor yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Gubernur Yulius menyampaikan bahwa kehadiran Wakil Presiden merupakan amanat langsung Presiden untuk memastikan negara hadir memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian cepat dari Bapak Wakil Presiden. Kehadiran beliau memberikan kekuatan moril yang besar bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Yulius di sela-sela kunjungan.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah langkah penanganan turut menjadi fokus, di antaranya penyaluran santunan bagi keluarga korban, evaluasi kerusakan infrastruktur, serta penguatan koordinasi lintas instansi dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Gubernur Yulius juga melaporkan perkembangan terkini terkait dampak gempa kepada Wakil Presiden, termasuk kondisi fasilitas umum dan kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan terus memantau proses mitigasi dan rehabilitasi, dengan prioritas pada keselamatan warga serta pemulihan fasilitas publik agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat segera kembali normal.

“Seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari BPBD hingga Dinas Sosial, kami pastikan bekerja secara terintegrasi dalam masa pemulihan ini,” tegasnya.
(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *