Scroll untuk baca artikel
DAERAHManadoNASIONALSulut

Gedung Museum Negeri Sulut Siap Diresmikan, Tunggu Kehadiran Menteri Kebudayaan

2427
×

Gedung Museum Negeri Sulut Siap Diresmikan, Tunggu Kehadiran Menteri Kebudayaan

Sebarkan artikel ini

MANADO — Gedung Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara rampung direhabilitasi dan dijadwalkan akan segera diresmikan oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Proyek revitalisasi tersebut menelan anggaran sekitar Rp16 miliar dan telah selesai dikerjakan pada Desember 2025.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara, Jorri Lesawengen, mengungkapkan saat ini pihak UPTD Museum masih melakukan tahap akhir persiapan, termasuk pembersihan dan restorasi koleksi menggunakan bahan kimia khusus. Total terdapat sekitar 3.550 koleksi yang mencakup benda sejarah, budaya, hingga kearifan lokal Sulawesi Utara dari masa prasejarah hingga era modern.

“Seluruh koleksi akan ditata berdasarkan alur sejarah yang sistematis, sehingga pengunjung dapat memahami setiap periode dengan baik. Nantinya juga akan dilengkapi narasi informatif yang ditempel pada artefak maupun replika,” ujar Lesawengen.

Ia menjelaskan, koleksi museum terdiri dari berbagai kategori, seperti arkeologi—termasuk temuan keramik kuno—etnografi, historika, hingga numismatika. Selain itu, terdapat pula benda budaya tradisional, peralatan sehari-hari, serta pakaian adat dari berbagai etnis di Sulawesi Utara.

Museum ini juga menampilkan replika waruga, yakni kubur batu khas Minahasa, serta koleksi yang menggambarkan sejarah perjuangan dan kehidupan masyarakat Sulut. Di area halaman, pengunjung akan disambut empat patung prajurit Kabasaran yang menjadi simbol budaya Minahasa.

Secara arsitektur, bangunan museum mengusung desain rumah adat Minahasa yang dipadukan dengan elemen waruga, menghadirkan nuansa tradisional yang kental. Berlokasi di Kota Manado, museum ini diharapkan menjadi pusat edukasi budaya sekaligus memperkuat semangat “Torang Samua Basudara”.

Meski telah banyak permohonan dari pihak sekolah agar siswa dapat berkunjung, pihak pengelola belum membuka akses untuk umum. Hal ini dikarenakan museum masih menunggu proses peresmian.

“Setelah diresmikan, kami akan membuka seluas-luasnya bagi pelajar maupun masyarakat umum untuk mengunjungi museum ini,” tambahnya.

Ke depan, Museum Negeri Sulawesi Utara ditargetkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sesuai rencana, peresmian akan dilaksanakan pada 12 Mei 2026 oleh Menteri Kebudayaan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah berkoordinasi dan menyesuaikan jadwal dengan agenda kementerian.

“Gubernur Sulut telah menyampaikan surat resmi kepada Menteri Kebudayaan terkait rencana peresmian ini. Kami berharap pelaksanaannya berjalan sesuai jadwal,” tutup Lesawengen saat ditemui awak media ini di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *