Scroll untuk baca artikel
Tomohon

Sendy Rumajar Sampaikan KUA-PPAS 2027, Pemkot Tomohon Targetkan Pertumbuhan Ekonomi hingga 6,25 Persen

1386
×

Sendy Rumajar Sampaikan KUA-PPAS 2027, Pemkot Tomohon Targetkan Pertumbuhan Ekonomi hingga 6,25 Persen

Sebarkan artikel ini

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon mulai mematangkan arah kebijakan pembangunan tahun 2027. Hal itu ditandai dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon yang digelar di Kantor DPRD Kota Tomohon, Senin (27/7/2026).

Dalam rapat tersebut, Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., mewakili Wali Kota Tomohon menyampaikan penjelasan mengenai arah kebijakan fiskal dan prioritas pembangunan daerah di hadapan DPRD.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Tomohon, Drs. Johny Runtuwene, didampingi Wakil Ketua Donald Pondaag dan Jefry Polii, S.I.K.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Wakil Wali Kota, disampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas terselenggaranya rapat paripurna sebagai bagian dari kemitraan strategis antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pemerintah Kota Tomohon menegaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS 2027 mengacu pada amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Dokumen tersebut menjadi landasan utama dalam penyusunan APBD sekaligus instrumen strategis untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD.

Tema pembangunan Kota Tomohon Tahun 2027 ditetapkan sebagai “Percepatan Transformasi Pembangunan Inklusif melalui Penguatan SDM, Ekonomi Daerah, dan Ketahanan Lingkungan.” Tema tersebut diarahkan untuk mempercepat perubahan struktural dengan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Kota Tomohon menetapkan delapan prioritas pembangunan, yakni penguatan kerukunan umat beragama dan karakter kebangsaan, peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim, pengembangan pariwisata berkelanjutan, peningkatan daya saing ekonomi dan investasi, pemerataan kualitas pendidikan, kesehatan serta perlindungan sosial, peningkatan pelayanan publik berbasis digital dan reformasi birokrasi, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.

Pada tahun 2027, Pemerintah Kota Tomohon menargetkan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 5,80 hingga 6,25 persen. Di sisi lain, angka kemiskinan ditargetkan turun menjadi 4,80–5,00 persen, tingkat pengangguran terbuka ditekan hingga 6,56–7,30 persen, serta rasio gini diturunkan menjadi 0,315–0,320 sebagai indikator pemerataan pembangunan.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan mencapai 80,75–80,88, yang menempatkan Tomohon pada kategori sangat tinggi. Pemerintah juga menargetkan peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup menjadi 68,47 serta penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 34 persen sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dalam aspek fiskal, pemerintah mengakui struktur pendapatan daerah masih didominasi dana transfer dari pemerintah pusat. Meski demikian, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan terus dilakukan melalui peningkatan pelayanan perpajakan, optimalisasi retribusi daerah, dan pemanfaatan aset daerah secara lebih produktif.

Di sisi belanja, anggaran akan difokuskan pada program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, dengan tetap menjaga efisiensi belanja operasional, memenuhi belanja wajib sesuai ketentuan, serta meningkatkan proporsi belanja produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah berharap pembahasan KUA dan PPAS ini dapat menghasilkan APBD Tahun Anggaran 2027 yang mampu merespons dinamika perekonomian, mempercepat transformasi ekonomi, menjaga pertumbuhan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kota Tomohon,” demikian penegasan dalam sambutan tersebut.
Rapat paripurna turut dihadiri Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., perwakilan Kodim 1302/Minahasa, Kejaksaan Negeri Tomohon, BIN Tomohon, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E., anggota DPRD Kota Tomohon, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon.

(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *