TOMOHON – Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 mencatatkan capaian baru. Hingga sepekan menjelang pelaksanaan, panitia memastikan 33 float telah terdaftar untuk mengikuti Tournament of Flowers (TOF), jumlah yang melampaui target awal sekaligus menjadi salah satu yang terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan TIFF.
Ketua Panitia TIFF 2026, Levita G. Supit, S.H., M.H., mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh panitia serta tingginya antusiasme peserta.
“Target awal kami hanya 27 float. Puji Tuhan, sekarang sudah mencapai 33 float. Ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi kami,” ujar Levita dalam konferensi pers di Cafe Kitakami, Tomohon, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, bertambahnya jumlah peserta sempat memunculkan kekhawatiran terhadap ketersediaan bunga. Namun setelah berkoordinasi langsung dengan para petani, seluruh kebutuhan dipastikan dapat dipenuhi.
“Kami sudah bertemu langsung dengan petani bunga. Ketika jumlah float bertambah, kami kembali memastikan apakah mereka siap menyediakan bunga. Puji Tuhan, mereka menyatakan siap,” katanya.
Levita menegaskan seluruh dekorasi kendaraan hias tahun ini menggunakan 100 persen bunga lokal hasil budidaya petani Tomohon. Kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata panitia terhadap sektor florikultura yang menjadi identitas Kota Tomohon.
“Kami memastikan tidak mengambil bunga dari luar daerah. Semua bunga yang dipakai berasal dari petani Tomohon. Kami ingin para petani ikut merasakan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan TIFF,” tegasnya.
Ia berharap meningkatnya kebutuhan bunga selama TIFF dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, sehingga industri bunga Tomohon semakin berkembang.
Selain itu, proses dekorasi float dijadwalkan mulai dikerjakan pada Senin mendatang. Seluruh kendaraan, dekorator, dan bunga telah dipersiapkan untuk menyambut parade Tournament of Flowers yang akan digelar pada 8 Agustus 2026.
“TIFF bukan hanya tentang parade bunga, tetapi juga tentang bagaimana festival ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama petani bunga yang selama ini menjadi kekuatan utama Kota Tomohon,” pungkas Levita.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Novi Alexander Hendrik Politon, S.E., M.M.













