Scroll untuk baca artikel
DAERAHEKONOMIManadoNASIONALSulutTomohon

Karinda Ubah Krisan Tomohon Jadi Produk Kreatif, UMKM Binaan PGE Lahendong Didukung Program CSR

3
×

Karinda Ubah Krisan Tomohon Jadi Produk Kreatif, UMKM Binaan PGE Lahendong Didukung Program CSR

Sebarkan artikel ini

TOMOHON – Bunga krisan tak lagi sekadar menjadi penghias ruangan atau komoditas bunga potong. Di tangan kreatif Inry Karinda, keindahan bunga khas Kota Tomohon, Sulawesi Utara, diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Fleur by Primadona Krisan, Inry menghadirkan inovasi pemanfaatan bunga melalui teknik pressed flower atau bunga yang diawetkan dengan proses pengepresan. Hasilnya berupa beragam produk kreatif, mulai dari perhiasan, aksesori, hingga ornamen dekoratif dengan karakter dan keunikan tersendiri.

Pengembangan usaha ini mendapat dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lahendong, sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan UMKM dan pemanfaatan potensi lokal.

Inovasi Fleur diperkenalkan dalam pertemuan bersama insan pers di Marion Farm Café, Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur, Jumat (16/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Inry memaparkan perjalanan usahanya sekaligus menunjukkan peluang ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan dari potensi florikultura Tomohon.

Bagi Inry, bunga krisan memiliki potensi lebih luas daripada pemanfaatannya sebagai tanaman hias maupun bunga potong. Melalui pengolahan yang tepat, keindahan bunga dapat dipertahankan dan dihadirkan dalam bentuk produk yang memiliki nilai estetika serta peluang pasar tersendiri.

“Bunga krisan merupakan salah satu potensi unggulan Tomohon yang memiliki keindahan dan daya tarik tersendiri. Melalui Fleur, keindahan bunga tersebut kami olah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai tambah, sehingga bunga tidak hanya dinikmati saat masih segar, tetapi juga dapat disimpan dan dimanfaatkan dalam bentuk karya yang lebih tahan lama,” ungkap Inry.

Dukungan CSR Dorong Pengembangan UMKM Lokal

Dukungan melalui program CSR PGE Area Lahendong menjadi salah satu faktor pendukung dalam perjalanan pengembangan Fleur by Primadona Krisan.

Melalui pendampingan yang diberikan, pelaku usaha memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas peluang promosi dan pemasaran.

Program ini juga memperlihatkan bagaimana dukungan perusahaan dapat diarahkan untuk membantu UMKM mengoptimalkan potensi daerah melalui inovasi dan pengembangan produk kreatif.

Inry menyampaikan apresiasi kepada PGE Area Lahendong atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan usahanya. Menurutnya, pendampingan memiliki arti penting bagi UMKM, terutama dalam meningkatkan kapasitas usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan pendampingan dari PGE Area Lahendong. Bagi UMKM seperti Fleur, pendampingan bukan hanya soal bantuan fasilitas, tetapi juga kesempatan untuk belajar, mengembangkan keterampilan, meningkatkan kualitas produk, dan memperoleh akses promosi yang lebih luas,” tutur Inry.

Ia berharap dukungan yang berkelanjutan dapat membantu Fleur meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pemasaran, dan memperkenalkan produk kerajinan berbahan bunga lokal kepada lebih banyak konsumen.

Mengolah Bunga Krisan Menjadi Produk Bernilai Tambah

Fleur mengusung konsep Crafting Tomohon’s Blooms into Timeless Pieces, yakni mengubah keindahan bunga-bunga Tomohon menjadi karya yang dapat disimpan, digunakan, dan dinikmati dalam jangka waktu lebih panjang.

Proses produksi dimulai dengan pemilihan bunga krisan segar, dilanjutkan dengan tahapan pengepresan dan pengawetan. Bunga yang telah diproses kemudian dipadukan dengan bahan lain untuk menghasilkan berbagai produk kerajinan.

Ketelitian dan kreativitas menjadi bagian penting dalam proses tersebut agar karakter alami bunga tetap menjadi daya tarik utama setiap produk.

Inovasi ini membuka peluang diversifikasi pemanfaatan bunga krisan. Komoditas yang selama ini lebih banyak dipasarkan sebagai bunga potong dapat dikembangkan menjadi bahan baku produk ekonomi kreatif yang memiliki karakter khas daerah.

Bagi Kota Tomohon yang dikenal dengan potensi florikulturnya, pengembangan produk turunan semacam ini dapat menjadi salah satu peluang untuk memperluas nilai ekonomi komoditas lokal.

Selain menciptakan produk dengan nilai tambah, inovasi tersebut juga membuka ruang kolaborasi antara sektor pertanian dan ekonomi kreatif. Potensi bunga lokal tidak hanya dipertahankan sebagai komoditas, tetapi juga dikembangkan menjadi produk yang memiliki identitas dan daya tarik tersendiri.

Perkuat Potensi Ekonomi Kreatif Tomohon

Pengembangan Fleur menunjukkan bahwa kreativitas dapat menjadi jalan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal. Bunga krisan yang identik dengan keindahan Tomohon berpeluang diperkenalkan kepada masyarakat melalui produk yang berbeda dari pemanfaatan konvensional.

Ke depan, peningkatan kualitas, inovasi desain, penguatan identitas produk, dan perluasan pemasaran menjadi aspek penting agar usaha ini dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Inry berharap produk berbahan bunga lokal semakin dikenal sekaligus mendorong masyarakat untuk melihat potensi daerah sebagai peluang usaha yang dapat dikembangkan melalui kreativitas dan pendampingan.

“Harapan kami, potensi bunga Tomohon semakin dikenal melalui produk-produk kreatif yang memiliki ciri khas tersendiri. Kami juga berharap semakin banyak masyarakat yang melihat bahwa potensi lokal bisa dikembangkan menjadi peluang usaha apabila didukung kreativitas, kemauan untuk belajar, dan pendampingan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui dukungan program CSR PGE Area Lahendong dan kreativitas pelaku usaha, Fleur by Primadona Krisan diharapkan dapat terus berkembang sebagai salah satu contoh pemanfaatan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah sekaligus memperkuat pertumbuhan UMKM kreatif di Kota Tomohon. (*/Bert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *