Scroll untuk baca artikel
DAERAHEKONOMI

BSG Dan OJK Bersinergi Dorong Inklusi Keuangan Sejak Dini Di SRT Boalemo

4
×

BSG Dan OJK Bersinergi Dorong Inklusi Keuangan Sejak Dini Di SRT Boalemo

Sebarkan artikel ini

BOALEMO | Kanalsindo.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) bersama industri jasa keuangan kembali memperkuat komitmen peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah.

Kali ini, kegiatan edukasi dan inklusi keuangan dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Boalemo, Desa Bongo III, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Selasa, (13/10/26).
 
Kegiatan yang berlangsung di Aula SRT 1 Boalemo, dihadiri Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, bersama Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert H.P. Sianipar, hadir pula Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo), Louisa Parengkuan, dan Deputi Pegadaian Wilayah Gorontalo.
 
Dalam pelaksanaannya, Bank SulutGo memberikan dukungan nyata terhadap inklusi keuangan bagi pelajar melalui fasilitas pembukaan rekening serta penyerahan saldo awal tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).

Program ini dirancang untuk menanamkan budaya menabung dan literasi keuangan kepada generasi muda sejak dini, sejalan dengan arahan OJK dalam memperluas akses produk keuangan formal di tingkat satuan pendidikan.
 
Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara OJK, Bank SulutGo, Pegadaian, dan pemerintah daerah. Menurutnya, edukasi dan literasi keuangan dan pengenalan dunia perbankan dilakukan sejak di bangku sekolah yang menjadi fondasi penting untuk membentuk generasi muda Boalemo yang cerdas finansial di masa depan.
 
Senada dengan Pagau, Kepala OJK SulutGo, Robert H.P. Sianipar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat inklusi keuangan di wilayah pedesaan dan sekolah terintegrasi. 
 
Sementara itu, Direktur Operasional Bank SulutGo, Louisa Parengkuan, menegaskan komitmen bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo ini untuk terus mendampingi pelajar dalam mengelola keuangan melalui produk tabungan yang aman dan mudah diakses,” terangnya.
 
Lanjut Parengkuan, melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola uang saku dan merencanakan masa depan, tetapi juga merasakan langsung pengalaman memiliki rekening tabungan resmi di bank.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan lembaga jasa keuangan ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mencetak generasi muda Indonesia yang literat secara finansial,” tutupnya. (John)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *