MANADO — Kota Manado, Sulawesi Utara, dipercaya menjadi tuan rumah World Coconut Day 2026 yang akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026. Ajang internasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran kelapa dalam menghadapi tantangan global, khususnya di sektor pangan, energi dan penghidupan masyarakat.
World Coconut Day 2026 mengusung tema “Coconut in Times of Uncertainty: Securing Food, Energy, and Livelihoods” atau Kelapa di Tengah Ketidakpastian: Menjamin Pangan, Energi, dan Penghidupan.
Forum tersebut akan menjadi ruang pertemuan global bagi para ahli, pembuat kebijakan, pelaku industri, akademisi, petani serta pemangku kepentingan lainnya untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi dan mendorong inovasi di sektor perkelapaan.
Kelapa dinilai memiliki peran yang semakin strategis di tengah berbagai tantangan dunia saat ini. Selain menjadi sumber pangan, komoditas ini memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan sekaligus menopang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat petani.
Selama empat hari pelaksanaan, World Coconut Day 2026 akan menghadirkan sejumlah agenda utama.
Pertama, International Conference yang akan membahas berbagai isu strategis dan peluang pengembangan sektor kelapa di tingkat global.
Kedua, International Coconut Exhibition, yang menampilkan beragam produk inovatif, teknologi terbaru serta mesin pengolahan kelapa.
Ketiga, B2B Meetings & Investment Forum, yang mempertemukan pelaku usaha, investor, pembeli atau buyers, serta lembaga keuangan untuk membuka peluang kerja sama dan investasi.
Keempat, Capacity Building Program berupa pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan serta penerapan praktik terbaik bagi para pemangku kepentingan sektor kelapa.
Kelima, Technical Field Visit, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung berbagai inovasi dan praktik terbaik di perkebunan serta fasilitas pengolahan kelapa.
Keenam, Cultural & Tourism Activities, yang akan memperkenalkan kekayaan budaya, keramahan masyarakat serta potensi pariwisata Sulawesi Utara kepada peserta dari berbagai negara.
Penyelenggaraan World Coconut Day 2026 merupakan hasil kolaborasi antara International Coconut Community (ICC), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta World Coconut Day.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap pelaksanaan agenda internasional tersebut dapat semakin mengukuhkan posisi Sulut sebagai salah satu pusat industri dan inovasi kelapa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan berbasis komoditas kelapa.
Selain memberikan dampak terhadap pengembangan industri, World Coconut Day 2026 juga diharapkan membuka peluang lebih luas bagi kerja sama perdagangan, investasi, pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas masyarakat yang bergerak di sektor perkelapaan.
World Coconut Day sendiri merupakan forum global tahunan yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari seluruh dunia untuk bersama-sama mendorong pengembangan sektor kelapa yang berkelanjutan.
Dengan ditetapkannya Manado sebagai tuan rumah, Sulawesi Utara mendapat kesempatan untuk menunjukkan potensi kelapa daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Sulut di hadapan komunitas kelapa dunia. (*/Red)













