Scroll untuk baca artikel
DAERAHManadoPemerintahanSulut

Anik Yulius Selvanus Dukung MSUC di Melbourne, Sulut Promosikan Seni, Budaya dan Ekonomi Kreatif ke Pasar Internasional

×

Anik Yulius Selvanus Dukung MSUC di Melbourne, Sulut Promosikan Seni, Budaya dan Ekonomi Kreatif ke Pasar Internasional

Sebarkan artikel ini

MELBOURNE – Sulawesi Utara memperluas promosi seni, budaya, dan potensi ekonomi kreatif ke pasar internasional melalui rangkaian kegiatan di Melbourne, Australia, pada 21–25 Oktober 2026. Upaya ini dilakukan melalui penampilan Manado State University Choir (MSUC), misi dagang ekonomi kreatif, hingga penjajakan kerja sama bisnis dengan mitra internasional.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Paduan Suara Daerah (LPPD) Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, hadir mendampingi rombongan MSUC sekaligus memberikan dukungan kepada talenta muda daerah yang membawa nama Sulawesi Utara melalui seni paduan suara.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo.

Rangkaian kegiatan diawali dengan konser pembuka MSUC di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne pada Rabu malam, 21 Oktober 2026. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kemampuan seni paduan suara sekaligus kekayaan budaya Sulawesi Utara kepada masyarakat internasional.

Konser dan tur MSUC ini berada di bawah arahan Artistic Director Prof. André de Quadros, dengan Choir Advisor Standius Bara Prima Lumbaa, S.I.Kom., M.I.Kom.

Kehadiran Anik Yulius Selvanus tidak hanya berfokus pada dukungan terhadap pengembangan seni dan budaya, tetapi juga membawa misi memperluas promosi potensi ekonomi kreatif Sulawesi Utara.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Utara, Anik turut mendorong pengenalan produk unggulan dan kerajinan daerah kepada pasar internasional.

Sejumlah agenda ekonomi menjadi bagian dari rangkaian kegiatan di Melbourne, di antaranya misi dagang ekonomi kreatif, Business-to-Business (B2B) Business Matching, serta Festival Indonesia. Kegiatan tersebut diharapkan membuka ruang pertemuan antara pelaku usaha Sulawesi Utara dan calon mitra bisnis di Australia.

Selain itu, rangkaian kunjungan ini mencakup empat kegiatan bersama komunitas Kawanua sedunia di Melbourne. Keterlibatan diaspora Sulawesi Utara dinilai memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan sosial dan budaya sekaligus memperluas jaringan promosi produk lokal.

Komunitas Kawanua di luar negeri berpotensi menjadi penghubung antara pelaku usaha daerah dan pasar internasional, terutama dalam memperkenalkan produk kerajinan, karya kreatif, serta potensi unggulan Sulawesi Utara kepada masyarakat Australia.

Melalui sinergi seni, budaya, dan ekonomi kreatif, promosi Sulawesi Utara di Melbourne diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut pada terbentuknya jejaring kerja sama dan peluang usaha yang berkelanjutan.

Penampilan MSUC menjadi sarana diplomasi budaya yang mempertemukan kreativitas generasi muda Sulawesi Utara dengan masyarakat internasional. Sementara itu, agenda misi dagang dan business matching diharapkan memberikan kesempatan kepada pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas jangkauan pasar serta menjajaki kemitraan baru.

Rangkaian kegiatan di Melbourne ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku seni, dunia usaha, dan diaspora dalam memperkenalkan potensi daerah ke tingkat global.

Dengan dukungan terhadap talenta seni serta penguatan promosi produk unggulan, Sulawesi Utara berupaya menjadikan seni, budaya, dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring internasional sekaligus mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan Australia. (*/Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *