TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon terus memperkuat layanan pendidikan anak usia dini melalui pembangunan unit sekolah baru Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Tondangow. Pembangunan dengan anggaran lebih dari Rp1,6 miliar ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Komitmen tersebut ditandai dengan ibadah peletakan batu pertama pembangunan TK Negeri Tondangow yang dihadiri langsung Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., bersama Ketua TP-PKK Daerah Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, Kamis (8/10/2026).
Ibadah dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Golgota Tondangow, Pdt. Ouvi Ricke Wenas, S.Th.
Dalam sambutannya, Caroll menegaskan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan, terutama pada jenjang pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk fondasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Fase tersebut dikenal sebagai golden age, yakni masa keemasan yang menentukan perkembangan berbagai aspek kemampuan anak.
“Anak usia dini berada pada fase golden age. Karena itu, peningkatan kualitas layanan pendidikan pada satuan pendidikan anak usia dini menjadi hal yang sangat penting,” ujar Caroll.
Ia menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan TK Negeri Tondangow dan berharap fasilitas pendidikan yang dibangun dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang lebih memadai.
Caroll juga menjelaskan bahwa pembangunan unit sekolah baru TK Negeri di Kota Tomohon tidak hanya dilaksanakan di Tondangow, tetapi juga di wilayah Taratara. Program tersebut dinilainya sebagai kesempatan berharga bagi masyarakat untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang lebih baik.
Anggaran Rp1,6 Miliar, Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi
Selain menyoroti pentingnya pembangunan fasilitas pendidikan, Caroll memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan proyek yang memiliki nilai anggaran lebih dari Rp1,6 miliar tersebut.
Ia menjelaskan, pembangunan TK Negeri Tondangow dilaksanakan secara swakelola dan tidak melalui proses tender kepada kontraktor. Karena itu, ia meminta seluruh pihak turut mengawasi proses pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan fasilitas yang berkualitas.
“Anggaran pembangunan ini lebih dari Rp1,6 miliar. Pekerjaannya dilaksanakan secara swakelola dan tidak ditenderkan kepada kontraktor. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan ini agar berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.
Wali Kota pun mengajak masyarakat, pemerintah setempat, serta pihak gereja untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap proses pembangunan tersebut.
Menurut Caroll, keterlibatan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan secara swakelola. Pengawasan bersama diharapkan dapat memastikan pekerjaan berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Yang membangun ini adalah masyarakat yang ada di Tondangow. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan perhatian dan mengawasi pembangunan ini. Kita berharap seluruh prosesnya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkapnya.
Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Lebih lanjut, Caroll berharap kehadiran TK Negeri Tondangow dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini yang representatif.
Selain meningkatkan kualitas layanan pendidikan, keberadaan fasilitas baru tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Tondangow dan wilayah sekitarnya.
Ia pun menyampaikan selamat atas dimulainya pembangunan unit sekolah baru tersebut, seraya berharap seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar hingga selesai.
“Selamat atas dimulainya pembangunan Unit Sekolah Baru Taman Kanak-Kanak Negeri Tondangow. Semoga pembangunan ini diberkati Tuhan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Tondangow dan sekitarnya,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan denominasi gereja se-Kelurahan Tondangow, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Dr. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes., M.Si., bersama jajaran, Camat Tomohon Selatan Robert Pelealu bersama istri, serta Lurah Tondangow Sweetly Posumah, S.E., M.A.P. (*/Bertje)













