Scroll untuk baca artikel
BeritaDAERAHEKONOMIINTERNASIONALKANAL IBUKOTANASIONALTomohon

Kesiapan TIFF 2026 Capai 90 Persen, Levita Supit: 36 Float dan 13 Duta Besar Siap Hadir

2854
×

Kesiapan TIFF 2026 Capai 90 Persen, Levita Supit: 36 Float dan 13 Duta Besar Siap Hadir

Sebarkan artikel ini

TOMOHON – Ketua Umum Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Levita Supit, memastikan persiapan pelaksanaan TIFF 2026 telah mencapai 90 persen. Seluruh seksi kepanitiaan kini hanya menyelesaikan tahap akhir atau finishing menjelang pembukaan rangkaian kegiatan.

Hal tersebut disampaikan Levita dalam konferensi pers yang digelar di Michi no Eki Rest Area Kota Tomohon, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini difasilitasi Bidang Humas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopim) Kota Tomohon.

Dalam konferensi pers tersebut, Levita didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Novi A.H. Politon, S.E., M.M., Kepala BKPSDM Kota Tomohon Jonson Liuw, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Edvin Michael Joseph, S.STP., M.Si.

“Kesiapan sudah mencapai sekitar 90 persen. Sepuluh persen sisanya tinggal penyelesaian akhir. Panggung utama mulai dibangun dan seluruh perlengkapan terus dimatangkan. Aktivitas persiapan juga sudah terlihat di kawasan Alfa Omega menjelang Tournament of Flowers pada 8 Agustus nanti,” kata Levita.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini Tournament of Flowers (TOF) akan diikuti 36 float dari dalam maupun luar negeri. Jumlah tersebut menjadi rekor baru sepanjang penyelenggaraan TIFF.

“Selama 14 tahun TIFF, jumlah float belum pernah mencapai 36. Biasanya maksimal hanya sekitar 26 float. Ini menjadi bukti tingginya antusiasme peserta terhadap TIFF 2026,” ujarnya.

Selain itu, sebanyak 13 duta besar dan delegasi negara sahabat dijadwalkan menghadiri TIFF 2026. Mereka berasal dari Bosnia dan Herzegovina, Solomon Islands, Kazakhstan, Korea Selatan, Polandia, Ukraina, Yordania, Kuba, Ethiopia, Filipina, serta sejumlah negara lainnya. Kedatangan para tamu internasional dijadwalkan pada 6 hingga 8 Agustus.

Levita menjelaskan, rangkaian kegiatan TIFF dimulai pada 7 Agustus dengan Eco Run, dilanjutkan North Sulawesi Investment Forum dan Business Matching di Hotel Four Points Manado yang menghadirkan investor dari Jakarta, berbagai daerah di Indonesia, hingga mancanegara.

Pada hari yang sama juga akan dibuka TIFF Expo di GOR Babe Palar, Tomohon Festival, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Puncak kegiatan berlangsung pada 8 Agustus melalui Tournament of Flowers. Setelah parade, para duta besar dan investor akan diajak mengunjungi sejumlah lokasi yang memiliki potensi investasi di Sulawesi Utara sebelum menghadiri jamuan makan malam bersama Gubernur Sulawesi Utara.

Malam harinya akan digelar konser rohani di panggung utama. Selanjutnya pada 9 hingga 12 Agustus, berbagai kegiatan akan dipusatkan di kawasan Expo dan Tomohon Festival, di antaranya talk show bersama Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, artis Diana Pungky, hiburan musik, serta berbagai kegiatan promosi investasi, UMKM, dan peluang usaha.

Untuk menjamin keamanan pelaksanaan TIFF, panitia telah berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Utara, Polres Tomohon, TNI, Kejaksaan Tinggi, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Semua pihak memberikan dukungan penuh karena TIFF bukan hanya milik Kota Tomohon, tetapi sudah menjadi agenda internasional yang membawa nama Sulawesi Utara bahkan Indonesia,” ujar Levita.

Ia juga mengapresiasi dukungan Gubernur Sulawesi Utara yang membantu promosi melalui pemasangan baliho di sepanjang jalur Manado-Tomohon serta mendorong percepatan perbaikan ruas jalan yang akan dilalui tamu-tamu internasional.

Menurut Levita, tingginya antusiasme masyarakat juga terlihat dari membludaknya pendaftaran peserta float, pelaku UMKM, hingga kapasitas kursi penonton. Bahkan panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih awal karena kuota telah terpenuhi.

“Kami bersyukur karena respons masyarakat luar biasa. Banyak permintaan yang akhirnya harus kami hentikan karena kapasitas sudah penuh. Ini menjadi evaluasi agar penyelenggaraan tahun depan dapat menampung lebih banyak peserta,” katanya.

Levita menegaskan, tujuan utama TIFF bukan hanya menyukseskan festival selama enam hari, tetapi menciptakan dampak ekonomi jangka panjang melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan perluasan pasar bagi hasil pertanian serta produk lokal Tomohon.

“Kami mengundang banyak investor untuk datang melihat langsung peluang investasi di Tomohon. Harapannya setelah TIFF selesai akan lahir investasi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk media massa, untuk terus memberikan dukungan melalui pemberitaan yang membangun.

“Pemberitaan yang positif akan memberikan dampak positif bagi daerah. Mari kita bersama-sama menyukseskan TIFF demi kemajuan Kota Tomohon dan Sulawesi Utara,” tutup Levita.

Sementara itu, panitia memastikan sejumlah tamu dari Amerika Serikat, anggota DPRD Kabupaten Karo, para artis, duta besar, dan delegasi internasional mulai berdatangan sejak 5 Agustus. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama penyelenggaraan TIFF, maskapai Garuda Indonesia juga menambah jadwal penerbangan menuju Manado pada 7 hingga 10 Agustus 2026.

(Bertje)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *