MANADO – Pemerintah pusat mulai memperkuat strategi pengembangan kelapa nasional dari sektor pembibitan hingga industri pengolahan. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan, memperkuat daya saing Indonesia di pasar global, sekaligus mendorong petani memperoleh nilai ekonomi yang lebih besar.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pembukaan World Coconut Day 2026 di Courtyard by Marriott Manado, Kamis (8/10/2026), yang dibuka Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., bersama Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. Hadir pula Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Anik Yulius Selvanus.
Salah satu agenda penting yang disampaikan pemerintah adalah rencana pengembangan tanaman kelapa baru seluas 51.721 hektare pada 2027. Program tersebut akan dilaksanakan di sejumlah daerah, termasuk Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Di hadapan para peserta forum internasional tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kelapa merupakan komoditas strategis yang memiliki potensi ekonomi besar dan menjadi perhatian pemerintah pusat. (*/Red)













