TOMPASO — Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Gubernur Sulawesi Utara 2026 berlangsung semarak di Arena Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Sabtu (6/6/2026). Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kejuaraan ini juga dimanfaatkan sebagai seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda 2026.
Ribuan pasang mata memadati arena untuk menyaksikan persaingan para joki dan kuda terbaik yang berlaga dalam 10 kelas perlombaan. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), turut hadir dan mengikuti jalannya perlombaan hingga selesai bersama para penggemar olahraga berkuda.
Suasana semakin menarik karena salah satu kuda yang turun berlaga merupakan milik Gubernur YSK. Kehadirannya di tengah arena memberi motivasi tersendiri bagi para peserta yang tampil penuh semangat dalam setiap lintasan.
Dalam sambutannya, Gubernur YSK menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan, mulai dari penyelenggara, joki, pelatih, pemilik kuda hingga masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga berkuda di Sulawesi Utara.
Menurutnya, ajang serupa harus terus dikembangkan agar semakin besar dan mampu menarik perhatian pencinta olahraga berkuda dari berbagai daerah. Ia pun menargetkan pelaksanaan Kejurnas Pacuan Kuda pada Oktober mendatang dapat berlangsung lebih megah dibandingkan kejuaraan saat ini.
“Ke depan kita ingin event ini semakin besar dan meriah. Pada Kejurnas nanti, Sulawesi Utara harus mampu menghadirkan kejuaraan yang lebih baik dan menjadi kebanggaan daerah,” ujar YSK.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mempersiapkan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah Kejurnas, Pemerintah Provinsi Sulut berencana melakukan penataan dan peningkatan fasilitas di Arena Pacuan Kuda Maesa Tompaso.
Tak hanya memperbaiki sarana pacuan, kawasan tersebut juga akan dikembangkan menjadi pusat olahraga berkuda yang lebih lengkap. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pemanfaatan lapangan tengah arena sebagai lapangan polo guna memperluas aktivitas olahraga berkuda di daerah.
YSK berharap langkah pengembangan tersebut dapat menjadikan Tompaso sebagai pusat olahraga berkuda yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor olahraga dan pariwisata di Sulawesi Utara.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat serta pengurus baru Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulawesi Utara untuk bersama-sama membangun prestasi dan memajukan olahraga berkuda di Bumi Nyiur Melambai.
Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik serta penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan, Tompaso diharapkan menjadi salah satu barometer perkembangan olahraga berkuda nasional pada masa mendatang.
(*/Red)














