Scroll untuk baca artikel
BeritaManadoPemerintahanSulut

Gubernur Yulius Ajak Pemuda GMIM Jadi Generasi Petarung Berlandaskan Iman Hadapi Polycrisis Global

1361
×

Gubernur Yulius Ajak Pemuda GMIM Jadi Generasi Petarung Berlandaskan Iman Hadapi Polycrisis Global

Sebarkan artikel ini

MINAHASA TENGGARA – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menghadiri sekaligus memberikan arahan kepada puluhan ribu peserta Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) Sinode GMIM 2026 yang digelar di Kabupaten Minahasa Tenggara, Selasa (30/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius mengajak seluruh Pemuda GMIM untuk menjadi “generasi petarung” yang memiliki daya saing, tangguh menghadapi tantangan zaman, namun tetap berlandaskan nilai-nilai iman Kristen di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Kedatangan Gubernur disambut hangat Ketua Pemuda Sinode GMIM, Penatua Rio Dondokambey, bersama panitia serta ribuan peserta perkemahan. Sebelum memberikan arahan, Gubernur berkeliling mengunjungi tenda-tenda peserta dan mengapresiasi berbagai karya kreatif serta inovasi yang ditampilkan pemuda dari berbagai wilayah pelayanan GMIM.

Dalam sambutannya, Yulius menegaskan bahwa dunia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan global yang kompleks atau polycrisis. Karena itu, generasi muda dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif tanpa kehilangan arah dan nilai-nilai keimanan.

“Kalian adalah generasi petarung. Kalian harus mampu bersaing dalam hal-hal yang positif. Perkembangan teknologi memaksa kita tumbuh lebih cepat, namun jangan sampai kehilangan arah. Kita adalah anak-anak Kristus. Jadikan gereja sebagai tempat mengasah iman untuk menghadapi tantangan global,” tegas Yulius.

Ia juga menekankan pentingnya peran Pemuda GMIM sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan spiritualitas bagi generasi muda. Menurutnya, penguatan kualitas SDM harus berjalan seiring dengan pembentukan iman agar mampu menjawab berbagai tantangan masa depan.

Selama mengikuti PKPG, para peserta diharapkan memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan untuk memperkaya pengetahuan, memperkuat karakter, serta mengimplementasikan nilai-nilai Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

“Selama lima hari perkemahan ini, timbalah semua ilmu yang positif. Firman Tuhan harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi generasi muda yang tangguh, sekaligus anak-anak Tuhan yang taat. Saya optimistis Pemuda GMIM mampu menjawab tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai iman,” ujarnya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat hingga akhir acara. Momen kebersamaan semakin terasa ketika Gubernur Yulius bernyanyi bersama puluhan ribu peserta membawakan lagu Rumah Kita, yang disambut sorak-sorai dan antusiasme seluruh peserta perkemahan.

(*/Bertje)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *