Scroll untuk baca artikel
Tomohon

Baliho Osco Ramai Dibicarakan, Juru Bicara Tegaskan Murni Bentuk Dukungan untuk Tomohon dan TIFF 2026

3550
×

Baliho Osco Ramai Dibicarakan, Juru Bicara Tegaskan Murni Bentuk Dukungan untuk Tomohon dan TIFF 2026

Sebarkan artikel ini

TOMOHON, – Ramainya pemasangan baliho bergambar Osco Olfriady Letunggamu di sejumlah ruas jalan Kota Tomohon yang belakangan viral di media sosial akhirnya mendapat penjelasan resmi.

Bertempat di Menara Alfa Omega, Sabtu (2/8/2026), juru bicara Osco, Nisia Moraya Tewu, memberikan keterangan pers kepada puluhan awak media terkait keberadaan baliho yang menjadi perhatian publik menjelang pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.

Nisia menegaskan bahwa pemasangan baliho tersebut tidak memiliki muatan politik maupun kepentingan pribadi.

“Beliau sama sekali tidak memiliki niat untuk mencalonkan diri ataupun mencari popularitas. Kehadiran beliau di Tomohon murni karena ingin membantu dan berpartisipasi mendukung kemajuan Kota Tomohon, khususnya melalui ajang TIFF 2026,” tegas Nisia.

Menurutnya, Osco baru tiba di Indonesia dan langsung menuju Sulawesi Utara untuk memenuhi sejumlah agenda. Saat isu mengenai baliho mulai ramai diperbincangkan di media sosial, pihaknya memilih memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Nisia menjelaskan, sebelum terlibat dalam dukungan terhadap TIFF 2026, Osco juga telah menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Sulawesi Utara. Di antaranya memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk kegiatan Komunitas Basis Kaum (KBK) Keuskupan Manado serta tambahan Rp100 juta untuk pembangunan gereja di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp150 juta.

Ia mengatakan, ketertarikan Osco mendukung TIFF berawal ketika dirinya menawarkan proposal partisipasi dalam festival internasional tersebut.

“Saya menyampaikan kepada Pak Osco bahwa ada kegiatan besar di Tomohon yang sangat baik untuk didukung. Setelah menerima proposal, beliau langsung menyatakan bersedia ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Selain mendukung TIFF, lanjut Nisia, Osco juga dipercaya sebagai Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda yang membawahi wilayah Sulawesi. Dalam kapasitas tersebut, pihaknya turut mendampingi Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda mengunjungi Kota Tomohon beberapa waktu lalu.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat sejumlah situs dan bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Tomohon. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Gereja Sion bersama beberapa titik bersejarah lainnya.

Nisia mengaku prihatin dengan munculnya berbagai spekulasi mengenai keberadaan Osco di Tomohon. Namun demikian, pihaknya memilih menyikapi seluruh tanggapan masyarakat secara positif.

“Kami datang dengan niat baik untuk memperkenalkan Pak Osco kepada masyarakat Sulawesi Utara sekaligus memberikan kontribusi nyata. Tidak ada tujuan politik ataupun kepentingan lain. Kalau masyarakat ingin mengenal beliau lebih dekat, kami sangat terbuka,” katanya.

Ia menambahkan, Osco memiliki ikatan emosional dengan Sulawesi karena memiliki garis keturunan dari Sangihe dan Toraja. Hal tersebut menjadi salah satu alasan kuat mengapa ia ingin berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan daerah di Sulawesi Utara.

Di akhir keterangannya, Nisia menyampaikan bahwa pihaknya saat ini juga tengah mempersiapkan peluncuran Kantor Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Makassar yang nantinya akan dihadiri sejumlah perwakilan dari Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Meski memiliki agenda yang padat, Osco tetap berkomitmen mendukung penyelenggaraan TIFF 2026 sebagai salah satu ajang internasional yang membanggakan Kota Tomohon.

(Bertje)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *