Scroll untuk baca artikel
SulutTomohon

Di Jakarta Duduk Tepat di Belakang Menteri, di TIFF Osco Malah di Barisan Belakang

1360
×

Di Jakarta Duduk Tepat di Belakang Menteri, di TIFF Osco Malah di Barisan Belakang

Sebarkan artikel ini

TOMOHON, — Posisi tempat duduk Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu, dalam dua agenda berbeda menjadi perhatian awak media.

Saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-50 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, di Jakarta pada 7 Agustus 2026, Osco terlihat duduk di baris kedua, tepat di belakang Menteri ESDM.

Namun, suasana berbeda terlihat ketika Osco menghadiri Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Dalam agenda tersebut, Osco justru menempati tempat duduk di bagian belakang area tamu.

Bukan hanya persoalan tempat duduk. Dua model yang sebelumnya telah disiapkan untuk tampil di atas float besar GEKRAFS juga tidak mendapatkan informasi untuk naik ke atas float saat parade berlangsung.

Ketika ditanya awak media mengenai perbedaan tersebut, Osco memilih menanggapinya secara santai dan tidak mempermasalahkannya.

“Saya kira tidak perlu dipersoalkan. Mungkin panitia lupa atau terjadi miskomunikasi. Acara sebesar TIFF pasti banyak yang harus diatur. Saya datang untuk mendukung Tomohon dan Sulawesi Utara, bukan untuk mencari tempat duduk di depan,” ujar Osco sambil tersenyum.

Menurut Osco, persoalan tempat duduk maupun kendala teknis selama pelaksanaan parade tidak seharusnya mengurangi apresiasi terhadap penyelenggaraan TIFF 2026.

“Yang terpenting acaranya sukses, masyarakat senang, wisatawan datang, dan Tomohon semakin dikenal. Kalau itu tercapai, menurut saya jauh lebih penting,” katanya.

Osco menambahkan, kehadiran float besar GEKRAFS merupakan bagian dari dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif di Sulawesi Utara. Kehadiran tersebut sekaligus membawa pesan kolaborasi dan persahabatan dalam momentum TIFF 2026.

Ia pun memilih tidak memperpanjang persoalan terkait pengaturan tempat duduk maupun dua model yang tidak sempat tampil di atas float.

“Tidak apa-apa. Saya orang Sulawesi Utara. Mau duduk di depan atau di belakang, saya tetap datang untuk mendukung daerah saya sendiri. Untuk model float juga mungkin hanya miskomunikasi. Kita ambil positifnya saja,” tutup Osco.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *