MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E. secara resmi melantik Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Utara periode 2026–2031.
Pelantikan berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (21/9/2026) malam.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya FKUB sebagai jembatan komunikasi antarelemen masyarakat sekaligus penjaga harmoni sosial di tengah keberagaman Sulawesi Utara.
Menurut Yulius, kerukunan tidak boleh berhenti sebagai semboyan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan semangat gotong royong.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan falsafah kehidupan masyarakat Sulawesi Utara, “Torang Samua Basudara.”
Gubernur juga mendorong pengurus FKUB agar tidak hanya aktif dalam kegiatan formal, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat. FKUB diharapkan memperkuat koordinasi dengan tokoh-tokoh agama, pemerintah, aparat keamanan, serta FKUB kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.
“FKUB harus menjadi jembatan komunikasi yang mampu memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” demikian penekanan Gubernur dalam arahannya.
Selain itu, FKUB didorong memberi perhatian lebih besar kepada generasi muda melalui berbagai program edukasi tentang toleransi dan kerukunan, antara lain FKUB Go To School dan FKUB Go To Campus.
Peran FKUB juga diharapkan semakin kuat dalam menghadapi tantangan di ruang digital. Pengurus diminta ikut meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya dalam menangkal penyebaran hoaks, provokasi, serta narasi intoleransi yang berpotensi mengganggu kehidupan sosial.
Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen memperkuat sinergi dengan seluruh lembaga dan tokoh keagamaan dalam menjaga stabilitas serta kerukunan daerah.
Menurutnya, menjaga kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun FKUB, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dengan sinergi dan semangat persaudaraan tersebut, Yulius berharap Sulawesi Utara dapat terus menjadi daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera.
(*/KANALSINDO.ID)













