Scroll untuk baca artikel
PemerintahanSulut

HUT ke-598 Minahasa, Wagub Victor Dorong Pariwisata Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

×

HUT ke-598 Minahasa, Wagub Victor Dorong Pariwisata Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

MINAHASA – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., menegaskan bahwa sektor pariwisata harus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Pengembangan pariwisata diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub Victor saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Minahasa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-598 Kabupaten Minahasa, yang berlangsung di Gedung Wale Ne Tou.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Victor hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., sekaligus membacakan sambutan resmi Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh masyarakat serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa atas perjalanan panjang sejarah dan peradaban daerah yang kini telah mencapai usia 598 tahun.

Momentum bersejarah ini, menurut Gubernur, harus menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun daerah. Hal tersebut sejalan dengan makna filosofis nama Minahasa, yakni Minaesa atau Mahasa, yang berarti menjadi satu.

Mengusung tema “Pariwisata Maju, Ekonomi Tumbuh, Masyarakat Sejahtera”, peringatan HUT ke-598 Minahasa menjadi momentum untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah.

Gubernur menekankan, Minahasa memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal, mulai dari kekayaan alam, kawasan pesisir, panorama pegunungan, hingga seni dan budaya yang menjadi identitas masyarakat.

Pengembangan pariwisata, lanjutnya, tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan angka kunjungan wisatawan. Lebih dari itu, sektor ini harus mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat, menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan petani, nelayan, dan pengrajin.

Selain potensi pariwisata, peringatan HUT ke-598 juga menjadi momentum untuk mengapresiasi berbagai capaian pembangunan Kabupaten Minahasa sepanjang 2026.

Sejumlah prestasi berhasil diraih, di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, TPID Award sebagai Kabupaten Berprestasi, serta penghargaan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Minahasa juga mencatatkan prestasi melalui raihan 13 penghargaan dari BKKBN terkait program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

Capaian lainnya ditandai dengan keberhasilan Desa Kayuuwi Satu menembus seleksi nasional Desa Berprestasi serta suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Pordasi ke-60 di Tompaso.

Gubernur berharap berbagai penghargaan dan capaian tersebut tidak sekadar menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi birokrasi, serta membangun kolaborasi lintas sektor.

Pembangunan daerah, menurutnya, membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar potensi yang dimiliki Minahasa dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Rapat Paripurna Istimewa tersebut turut dihadiri Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, bersama Ketua TP-PKK Martina W. Dondokambey Lengkong, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., MAP, Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, S.E., Sekretaris Daerah Minahasa Dr. Lynda D. Watania, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Peringatan HUT ke-598 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan Minahasa sebagai daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera melalui pengembangan potensi unggulan, khususnya sektor pariwisata. (*/Bert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *