Scroll untuk baca artikel
BeritaBolmong RayaDAERAHManadoSulut

Gubernur Sulut: Sidang Sinode ke-60 GMIBM Harus Hasilkan Keputusan Strategis bagi Gereja dan Pembangunan Daerah

1757
×

Gubernur Sulut: Sidang Sinode ke-60 GMIBM Harus Hasilkan Keputusan Strategis bagi Gereja dan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

BOLAANG MONGONDOW – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, mengajak Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Ibadah Pembukaan Sidang Sinode ke-60 GMIBM di GMIBM Sion Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Sidang Sinode ke-60 GMIBM. Ia berharap seluruh rangkaian persidangan berlangsung tertib, penuh hikmat, serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu memperkuat pelayanan gereja sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Menurut Gubernur, GMIBM selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang beriman, rukun, dan peduli terhadap sesama. Kontribusi gereja, kata dia, tidak hanya terlihat dalam pelayanan kerohanian, tetapi juga melalui bidang pendidikan, sosial, pembinaan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.

Di tengah berbagai tantangan global seperti krisis ekonomi, perubahan iklim, perkembangan teknologi, ancaman ketahanan pangan, hingga persoalan moral dan sosial, Yulius menilai gereja memiliki peran penting sebagai kekuatan moral yang mampu menghadirkan harapan serta memperkokoh persatuan masyarakat.

“Sidang Sinode ini bukan sekadar agenda organisasi gereja, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, menyusun arah pelayanan yang lebih baik, serta melahirkan keputusan-keputusan yang mampu menjawab kebutuhan gereja dan tantangan pelayanan di masa depan,” ujarnya.

Gubernur juga berharap proses pemilihan Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIBM yang akan memimpin pelayanan pada periode mendatang dapat berlangsung dalam semangat kasih, mengedepankan hikmat Tuhan, serta menghasilkan pemimpin yang berintegritas, rendah hati, dan memiliki semangat melayani.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan GMIBM. Menurutnya, pembangunan daerah memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar GMIBM untuk terus berjalan bersama pemerintah, bergandengan tangan, saling mendukung, dan memberikan kontribusi bagi daerah. Mari kita satukan langkah dan komitmen untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan dengan tetap menjadikan nilai-nilai iman sebagai fondasi dalam setiap pengabdian,” tegas Gubernur.

Sidang Sinode ke-60 GMIBM diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan gereja, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kolaborasi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Sulawesi Utara yang harmonis, maju, dan berkelanjutan.

(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *