Scroll untuk baca artikel
ManadoSulut

Sekdaprov Tahlis Gallang Buka AI Ignition Program 2026, Dorong Generasi Digital Sulut Kuasai AI untuk Pendidikan dan UMKM

1387
×

Sekdaprov Tahlis Gallang Buka AI Ignition Program 2026, Dorong Generasi Digital Sulut Kuasai AI untuk Pendidikan dan UMKM

Sebarkan artikel ini

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital melalui pengembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Hal itu ditandai dengan dibukanya AI Ignition Program 2026 bertema “Generasi Digital Sulut: AI untuk Pendidikan, UMKM, dan Masa Depan Asia” oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, S.IP., M.M., di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Selasa (14/7/2026).

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., Tahlis Gallang mengapresiasi kolaborasi KUMPUL dan Satu Tampa yang menghadirkan program penguatan kapasitas AI bagi generasi muda dan pelaku UMKM di Sulawesi Utara.

“Kerja kolaboratif ini adalah bukti nyata bahwa kita tidak sedang diam menonton perubahan, melainkan sedang aktif menjemput masa depan,” kata Tahlis dalam sambutannya.

Ia menegaskan, Sulawesi Utara tidak ingin hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tetapi harus mampu menjadi bagian dari pelaku utama transformasi digital di Indonesia bahkan Asia.

Menurutnya, AI telah membuka peluang besar di dunia pendidikan dengan menghadirkan metode belajar yang lebih adaptif, mandiri, dan efektif.

“Di dunia pendidikan, AI adalah gerbang kesempatan tanpa batas. AI hadir bukan untuk membatasi ruang gerak, melainkan menjadi alat akselerasi untuk melipatgandakan ruang belajar mandiri secara presisi,” ujarnya.

Di sektor UMKM, Tahlis menilai AI mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha melalui efisiensi produksi, pemasaran digital, hingga perluasan akses pasar ke tingkat regional.

“Pelaku usaha lokal kita kini bisa memangkas jarak pemasaran, mengoptimalkan produksi, dan bersiap menembus pasar regional Asia tanpa harus memiliki modal raksasa,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemanfaatan AI harus tetap berlandaskan etika dan nilai-nilai kemanusiaan.

“AI hanyalah alat, manusialah penentunya. Jangan sampai teknologi canggih ini justru menggerus nilai kemanusiaan, kejujuran, dan kearifan lokal kita. Sebaliknya, gunakan AI untuk memperkuat karakter dan produktivitas,” tegasnya.

Kepada para siswa SMA dan SMK se-Sulawesi Utara yang mengikuti kegiatan tersebut, Tahlis mengajak untuk terus belajar dan beradaptasi agar mampu menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

“Kita harus terus belajar. Dengan tekad untuk terus belajar dan beradaptasi, kita tidak hanya akan bertahan, tetapi juga mampu melompat maju menjadi pemimpin perubahan dan pemain kunci di kancah Asia,” pesannya.

Menutup sambutannya, atas nama Gubernur Sulawesi Utara, Sekdaprov Tahlis Gallang secara resmi membuka AI Ignition Program Sulawesi Utara 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabilla Karbala, Program Lead Startup Ecosystem & Platform Experience KUMPUL Dama Aji Purusadhikara, Project Manager Satu Tampa Nastiti Woro Hapsari, Kepala BLSDM Komdigi Manado Arsyad, para narasumber, pakar teknologi, pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, akademisi, pelaku UMKM, serta ratusan siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *