TOMOHON – Persiapan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 memasuki tahap akhir. Ketua Panitia TIFF 2026, Levita G. Supit, S.H., M.H., memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dengan progres persiapan telah mencapai sekitar 80 persen.
Hal itu disampaikan Levita saat konferensi pers di Cafe Kitakami, Tomohon, Sabtu (1/8/2026).
“Puji Tuhan, seluruh persiapan berjalan dengan baik. Seluruh panitia dari Pemerintah Kota Tomohon bekerja maksimal dan saling mendukung sehingga progres pekerjaan kami sangat baik,” ujar Levita.
Ia mengungkapkan, hingga awal Agustus ini sudah terdapat 33 float yang dipastikan mengikuti Tournament of Flowers (TOF). Jumlah tersebut melampaui target awal panitia yang hanya memproyeksikan 27 float.
Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menjadi kabar menggembirakan karena seluruh kebutuhan bunga mampu dipenuhi oleh petani bunga lokal Tomohon.
“Kami memastikan semua bunga yang digunakan berasal dari petani Tomohon. Ini adalah bentuk dukungan kami agar petani bunga semakin maju dan terus berkembang,” katanya.
Levita menjelaskan, proses dekorasi kendaraan hias akan dimulai pada Senin mendatang setelah sebelumnya dilakukan simulasi parade serta ibadah di hanggar tempat perakitan float.
Selain TOF, TIFF 2026 juga menghadirkan sejumlah agenda baru, di antaranya Eco Trail, North Sulawesi Investment Forum yang mempertemukan investor dengan pelaku usaha, Expo, hingga Tomohon Festival (TomFest) yang menjadi wadah promosi UMKM lokal.
Pada puncak pelaksanaan TOF, panitia juga akan menampilkan marching band, pertunjukan tari pelajar, serta lomba fashion show bunga.
“Kami ingin setiap peserta merasa puas dengan hasil karya dekorator Tomohon sehingga mereka kembali berpartisipasi pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Rangkaian TIFF 2026 juga akan diisi konser rohani, Diplomatic Tour bagi para diplomat dan investor, serta berbagai pertunjukan hiburan hingga penutupan pada 12 Agustus 2026.
Levita menegaskan, tujuan utama TIFF bukan sekadar menghadirkan festival bunga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan investasi, sektor pariwisata, hotel, restoran, UMKM, hingga kesejahteraan petani bunga.
“Kami ingin TIFF meninggalkan dampak nyata bagi Kota Tomohon, bukan hanya berlangsung meriah selama beberapa hari,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Novi Alexander Hendrik Politon, S.E., M.M.













