Scroll untuk baca artikel
ManadoPemerintahanSulut

Gubernur Sulut Tekankan Dedikasi dan Kolaborasi pada Orientasi PPPK 2026

1585
×

Gubernur Sulut Tekankan Dedikasi dan Kolaborasi pada Orientasi PPPK 2026

Sebarkan artikel ini

MANADO — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menekankan pentingnya komitmen dan profesionalisme bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Hal itu disampaikannya saat membuka orientasi PPPK Tahun 2026 yang diikuti sekitar 2.500 peserta, di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Selasa (28/4/2026).

Dalam arahannya, Yulius mengingatkan bahwa status sebagai aparatur sipil negara bukan sekadar profesi, tetapi merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara. Karena itu, setiap PPPK dituntut mampu menunjukkan kinerja optimal, menjunjung tinggi etika kerja, serta memiliki loyalitas terhadap tugas dan tanggung jawab.

“Pengabdian kepada masyarakat harus dilandasi dedikasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun sinergi di lingkungan birokrasi. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor dan perangkat daerah.

Lebih lanjut, Yulius menegaskan bahwa kolaborasi menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini, kata dia, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang berorientasi pada kinerja dan hasil nyata.

Selain itu, para PPPK diingatkan untuk senantiasa menjaga integritas dan disiplin. Ia menilai, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sangat bergantung pada kualitas pelayanan yang diberikan aparatur.
Melalui kegiatan orientasi ini, pemerintah daerah berharap dapat membentuk aparatur yang profesional, adaptif, serta memiliki daya saing dalam menghadapi tuntutan birokrasi modern.

Pemprov Sulawesi Utara, lanjutnya, berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur guna menghadirkan pelayanan publik yang optimal dan berkelanjutan.

(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *