Scroll untuk baca artikel
ManadoNASIONALPemerintahanSulut

Gerak Cepat Pemprov Sulut Kerahkan Lintas Instansi Tangani Kebakaran Hutan Gunung Soputan

1860
×

Gerak Cepat Pemprov Sulut Kerahkan Lintas Instansi Tangani Kebakaran Hutan Gunung Soputan

Sebarkan artikel ini

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat merespons kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan hutan lindung Gunung Soputan di area Wisata Alam Camping Ground Selet, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara. Sejumlah instansi dikerahkan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan lainnya.

Langkah cepat tersebut dilakukan atas arahan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., yang meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait memperkuat koordinasi serta mengoptimalkan seluruh sumber daya dalam operasi penanggulangan kebakaran.

Operasi gabungan yang berlangsung pada Senin (3/8/2026) melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara, Satuan Polisi Pamong Praja, Korem 131/Santiago, Brimob Polda Sulut, Manggala Agni, Polisi Kehutanan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, serta berbagai unsur pendukung lainnya.

Tim gabungan difokuskan pada pemadaman titik-titik api, pemantauan wilayah terdampak, serta upaya pencegahan agar kobaran api tidak merambat ke kawasan hutan yang lebih luas. Di saat yang sama, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga memastikan dukungan logistik bagi personel yang berjibaku di lapangan tetap terpenuhi.

Bantuan berupa beras, ikan kaleng, mi instan, dan matras disalurkan sebagai bentuk dukungan terhadap petugas yang bekerja di garis depan penanganan kebakaran.

Gubernur Yulius Selvanus menegaskan penanganan kebakaran hutan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi teknis terus diperkuat agar kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Selain mengintensifkan upaya pemadaman, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak menyalakan api di kawasan hutan maupun lokasi wisata alam, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api.

Pemprov Sulut memastikan perkembangan situasi di Gunung Soputan terus dipantau secara intensif. Seluruh sumber daya yang diperlukan akan terus dimobilisasi hingga kondisi dinyatakan aman, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi kawasan hutan, menjaga keselamatan masyarakat, dan menekan risiko bencana yang lebih besar.

(*/Bertje)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *