Scroll untuk baca artikel
BeritaDAERAHManadoNASIONALSulut

Pemprov Sulut Percepat Pembangunan PSEL Manado Raya, Dorong Pengelolaan Sampah Modern

7557
×

Pemprov Sulut Percepat Pembangunan PSEL Manado Raya, Dorong Pengelolaan Sampah Modern

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) mulai mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Manado Raya.

Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, Serta Walikota dan para Bupati di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Gubernur Yulius menegaskan bahwa pembangunan PSEL merupakan solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan yang selama ini menjadi tantangan di Sulawesi Utara.

“Melalui PSEL, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi dan energi. Ini bagian dari komitmen
menghadirkan lingkungan bersih sekaligus mendorong kemandirian energi daerah,” ujarnya.

Proyek ini akan mengusung pendekatan aglomerasi Manado Raya dengan melibatkan lima daerah, yakni Manado, Bitung, Tomohon, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Utara. Skema ini dirancang untuk menjamin ketersediaan pasokan sampah sebagai bahan baku agar operasional PSEL berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Hanif Faisol Nurofiq menekankan pentingnya sinergi antar pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan proyek, terutama dalam aspek sistem pengangkutan, regulasi, serta kejelasan skema pembiayaan.
Sebagai tindak lanjut, Pempro Sulut bersama pemerintah kabupaten/kota terkait akan segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih rinci. Penyiapan kelembagaan serta pengendalian kualitas sampah sesuai spesifikasi teknologi menjadi fokus utama dalam tahap ini.

Dengan realisasi proyek tersebut, Sulawesi Utara ditargetkan mengikuti jejak Bandung Raya dalam penerapan sistem pengelolaan sampah modern sesuai arahan pemerintah pusat.

Pemerintah daerah optimistis kehadiran PSEL akan meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.
(*/Bert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *