Scroll untuk baca artikel
ManadoPemerintahanSulut

Tutup Orientasi 2.500 PPPK, Sekprov Sulut Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

1956
×

Tutup Orientasi 2.500 PPPK, Sekprov Sulut Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sebarkan artikel ini

MANADO – Sebanyak 2.500 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi menuntaskan Orientasi PPPK Tahun 2026. Penutupan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Tahlis Gallang menegaskan bahwa orientasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, tetapi menjadi fondasi pembentukan karakter, integritas, serta budaya kerja aparatur sipil negara yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Menjadi PPPK bukan sekadar memperoleh status sebagai aparatur pemerintah, tetapi merupakan amanah untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, serta mengutamakan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia mengajak seluruh PPPK menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Orientasi PPPK 2026 diikuti 2.500 peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung selama tiga bulan, mulai 28 April hingga 30 Juli 2026, melalui metode distance learning dalam 25 angkatan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan tugas dan fungsi ASN melalui LMS SIBANGKOM LAN RI serta penguatan nilai dan etika ASN oleh Widyaiswara BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara.

Sekprov juga mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik ke depan semakin kompleks. Karena itu, setiap ASN dituntut terus meningkatkan kompetensi, terbuka terhadap inovasi, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, Tahlis Gallang turut menyampaikan apresiasi kepada BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara, para widyaiswara, pengelola LMS, panitia, dan seluruh perangkat daerah yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan orientasi.

Ia berharap seluruh PPPK yang telah menyelesaikan orientasi mampu mengabdikan kemampuan, tenaga, dan pikiran dengan penuh integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mendukung terwujudnya Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Berakhirnya Orientasi PPPK Tahun 2026 menjadi awal pengabdian bagi 2.500 aparatur baru yang diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berkualitas, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

(*)Bertje)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *