Scroll untuk baca artikel
BeritaDAERAHEKONOMIPemerintahanTeknologiTomohon

Wawali Tomohon dan Staf Khusus Presiden Bahas Penguatan UMKM, Ekonomi Digital, dan Sektor Unggulan Daerah

1755
×

Wawali Tomohon dan Staf Khusus Presiden Bahas Penguatan UMKM, Ekonomi Digital, dan Sektor Unggulan Daerah

Sebarkan artikel ini

TOMOHON – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., membuka kegiatan Dialog dan Kunjungan Lapangan bersama Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah, Ekonomi Digital, dan Teknologi, Tiar Nabilla Karbala, S.Mn., M.Sc., di Michi no Eki Pakewa Tomohon, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pengembangan UMKM, ekonomi digital, serta sektor-sektor unggulan Kota Tomohon.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kehadiran Staf Khusus Presiden yang dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen mewujudkan visi Tomohon Maju, Berdaya Saing, dan Sejahtera sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Tomohon Tahun 2025–2029. Seluruh program pembangunan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, dan menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan,” ujar Sendy.

Ia menjelaskan, pembangunan ekonomi Tomohon bertumpu pada empat sektor unggulan, yakni pariwisata, pertanian dan florikultura, ekonomi kreatif, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keempat sektor tersebut terus diperkuat melalui peningkatan produktivitas, pengembangan destinasi wisata, peningkatan daya saing produk unggulan, perluasan investasi, serta penguatan ekosistem UMKM melalui pendampingan, pelatihan, akses pembiayaan, dan digitalisasi usaha.

Sendy juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tomohon telah menuntaskan pembentukan 44 Koperasi Kelurahan Merah Putih di seluruh kelurahan. Ke depan, koperasi tersebut diproyeksikan menjadi mitra strategis bagi UMKM, petani, pelaku florikultura, dan ekonomi kreatif dalam memperluas akses pembiayaan, pemasaran, serta transformasi digital.

Selain itu, Pemerintah Kota Tomohon menargetkan Michi no Eki Pakewa berkembang sebagai etalase produk unggulan daerah, pusat agrowisata, sekaligus simpul ekonomi lokal yang mampu menghubungkan produk-produk Tomohon dengan pasar nasional hingga internasional.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM, Ekonomi Digital, dan Teknologi, Tiar Nabilla Karbala, mengapresiasi potensi besar yang dimiliki para pelaku UMKM di Kota Tomohon.

Menurutnya, Tomohon memiliki kekuatan pada sektor pertanian, hortikultura, kuliner, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Tantangan berikutnya adalah membangun ekosistem yang mampu menghubungkan petani, UMKM, teknologi, pembiayaan, investasi, hingga akses pasar sehingga potensi lokal dapat berkembang menjadi produk nasional bahkan mampu bersaing di pasar global.

Dalam arahannya, Tiar menekankan tiga langkah strategis untuk memperkuat ekonomi daerah. Pertama, membangun kolaborasi antarsektor sehingga pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan pariwisata saling terhubung dalam satu ekosistem yang menciptakan nilai tambah. Ia juga mengapresiasi pembentukan 44 Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai penguatan ekonomi kerakyatan.

Kedua, pelaku usaha harus berorientasi pada kebutuhan pasar. Menurutnya, produk unggulan Tomohon seperti hortikultura, olahan pangan, kopi, dan gula aren memiliki peluang besar menembus jaringan pemasaran nasional, BUMN, hingga pasar ekspor melalui dukungan berbagai kementerian dan Smesco Indonesia.

Ketiga, Tiar mendorong pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), untuk meningkatkan produktivitas usaha sekaligus membantu mengatasi berbagai persoalan pembangunan, seperti kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menghubungkan potensi lokal dengan ekosistem ekonomi yang lebih besar agar Tomohon semakin dikenal sebagai daerah yang maju, inovatif, dan berdaya saing di tingkat internasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Yopy Agung Prabowo, S.E., M.M., Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Jefri Polii, S.I.K., Konsultan Pengembangan UMKM dan Pangan Strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Tjokro Sinarjo, Ketua BPC HIPMI Kota Tomohon Bryan Rendi Tuama Pua, Direktur PT Gunung Hijau Masarang sekaligus Ketua Bidang III BPC HIPMI Kota Tomohon Aulia Reinozha, Manajer Michi no Eki Pakewa Tomohon Ervins Liuw, para pelaku UMKM, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon.

(*/Dianne Lengkong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *